CCTV Bisa Merekam Tanpa DVR/NVR? Disimpan di Mana?

Home \ CCTV \ CCTV Bisa Merekam Tanpa DVR/NVR? Disimpan di Mana?
CCTV bisa merekam tanpa DVR NVR disimpan di mana

CCTV Bisa Merekam Tanpa DVR/NVR? Disimpan di Mana? – Ketika ingin memasang CCTV, banyak orang langsung menganggap kamera harus terhubung ke DVR atau NVR agar bisa merekam.

Padahal, tidak semua sistem CCTV menggunakan recorder sebagai tempat utama penyimpanan. Beberapa kamera dapat menyimpan rekaman langsung pada microSD, sementara sistem tertentu bisa menggunakan cloud storage atau software VMS untuk mengelola dan menyimpan video.

Jadi, CCTV memang bisa merekam tanpa DVR/NVR, tetapi pertanyaan berikutnya adalah: rekamannya disimpan di mana? Jawabannya bergantung pada jenis kamera dan sistem yang digunakan.

CCTV Tanpa DVR/NVR Tetap Bisa Merekam?

Bisa, terutama pada kamera yang memang memiliki metode penyimpanan sendiri. Contoh paling sederhana adalah kamera IP yang memiliki slot microSD.

Alurnya menjadi:

Kamera → microSD → Rekaman tersimpan di kamera

Tidak ada DVR atau NVR yang menjadi tempat penyimpanan utama. Namun, tidak semua kamera memiliki kemampuan tersebut. Fitur penyimpanan juga dapat berbeda berdasarkan model dan produsennya.

Baca Juga : Temukan CCTV dengan berbagai pilihan media penyimpanan

Karena itu, sebelum membeli kamera, periksa terlebih dahulu apakah kamera tersebut memang mendukung local storage dan berapa kapasitas penyimpanan yang dapat digunakan.

1. Rekaman Disimpan di microSD

Salah satu cara paling sederhana untuk membuat CCTV merekam tanpa NVR adalah menggunakan kamera yang mendukung microSD. Kamera menyimpan video langsung ke kartu memori yang terpasang di dalamnya.

Contohnya:

Kamera IP → microSD → Rekaman

Metode ini cukup praktis untuk sistem dengan jumlah kamera yang sedikit. Misalnya pemilik rumah hanya ingin memantau satu atau dua area tertentu. Namun, kapasitas penyimpanan microSD tentu terbatas.

Ketika ruang penyimpanan penuh, kamera dapat menggunakan mekanisme overwrite jika fitur tersebut tersedia. Rekaman lama akan ditimpa oleh rekaman baru sesuai pengaturan sistem. Karena itu, durasi penyimpanan tetap bergantung pada kapasitas kartu, kualitas video, bitrate, jumlah rekaman, dan pengaturan recording.

2. Rekaman Bisa Disimpan di Cloud

Pilihan lainnya adalah menggunakan layanan cloud yang didukung oleh kamera atau platform tertentu. Dalam skema ini, video tidak hanya disimpan secara lokal pada kamera.

Gambaran sederhananya:

Kamera → Internet → Cloud → Rekaman

Keuntungannya, rekaman tidak bergantung sepenuhnya pada media penyimpanan yang berada di kamera. Namun, cloud memiliki ketentuan yang berbeda-beda tergantung layanan yang digunakan. Bisa ada batas kapasitas, periode penyimpanan, kebutuhan koneksi internet, atau biaya berlangganan.

Karena itu, cloud bukan berarti penyimpanan tanpa batas.

3. Bisa Menggunakan VMS

Untuk sistem yang lebih besar, ada pilihan lain yaitu VMS atau Video Management System. VMS merupakan software yang digunakan untuk mengelola kamera dan video surveillance.

Dalam konfigurasi tertentu, kamera dapat mengirim video melalui jaringan menuju server atau perangkat penyimpanan yang dikelola oleh VMS.

Gambaran sederhananya:

IP Camera → Network → Server/VMS → Storage

Dengan sistem seperti ini, pengguna tidak harus menggunakan NVR sebagai perangkat recording khusus. Namun, kebutuhan hardware dan konfigurasi jaringan biasanya lebih kompleks dibandingkan kamera yang hanya menggunakan microSD.

Lalu Apa Bedanya dengan NVR?

NVR berfungsi sebagai recorder terpusat untuk kamera IP.

Misalnya sebuah bisnis memiliki beberapa kamera:

Camera 1
Camera 2
Camera 3
Camera 4

Semua kamera dapat mengirimkan video ke:

NVR → HDD → Rekaman

Dengan model seperti ini, rekaman dari beberapa kamera dikumpulkan dalam satu sistem. Inilah salah satu alasan NVR masih banyak digunakan ketika jumlah kamera mulai bertambah. Pengguna tidak perlu membuka kartu memori pada setiap kamera hanya untuk mencari rekaman.

Kalau Tanpa NVR, Apa Kekurangannya?

CCTV tanpa NVR bukan berarti selalu lebih buruk. Namun, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan.

Penyimpanan Terbatas

Jika kamera menggunakan microSD, kapasitasnya lebih terbatas dibandingkan sistem dengan HDD berkapasitas besar.

Pengelolaan Banyak Kamera

Bayangkan ada 20 kamera dan masing-masing menyimpan rekaman pada kartu memori sendiri. Mencari rekaman tertentu bisa menjadi lebih merepotkan dibandingkan menggunakan storage terpusat.

Risiko pada Kamera

Jika kamera rusak atau hilang bersama media penyimpanannya, rekaman yang tersimpan secara lokal juga dapat ikut terdampak.

Ketergantungan pada Internet untuk Cloud

Jika sistem menggunakan cloud, koneksi internet menjadi bagian penting dalam proses pengiriman video ke layanan tersebut. Karena itu, metode penyimpanan sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan, bukan hanya karena ingin menghilangkan NVR.

Kapan CCTV Tanpa DVR/NVR Bisa Menjadi Pilihan?

Sistem seperti ini dapat masuk akal untuk kebutuhan tertentu.

Misalnya:

Rumah dengan 1–2 kamera

Pemilik hanya membutuhkan pemantauan beberapa area dan tidak memerlukan penyimpanan terpusat.

Toko kecil

Beberapa kamera dengan penyimpanan lokal mungkin sudah cukup untuk kebutuhan tertentu.

Kamera tambahan

Kamera tertentu dapat memiliki penyimpanan sendiri sehingga tidak selalu membutuhkan recorder tambahan, tergantung kompatibilitas dan arsitektur sistem yang sudah ada. Namun, ketika jumlah kamera bertambah dan kebutuhan recording semakin kompleks, penyimpanan terpusat dapat menjadi lebih praktis.

Jadi, Lebih Baik Tanpa NVR atau Menggunakan NVR?

Tidak ada satu pilihan yang cocok untuk semua kondisi.

Yang perlu ditentukan terlebih dahulu adalah:

  • Berapa banyak kamera yang digunakan?
  • Berapa lama rekaman ingin disimpan?
  • Apakah rekaman perlu disimpan secara terpusat?
  • Seberapa sering rekaman akan dicari kembali?
  • Apakah kamera memiliki dukungan microSD?
  • Apakah cloud diperlukan?
  • Apakah sistem akan dikembangkan menjadi lebih banyak kamera?
  • Bagaimana kebutuhan jaringan di lokasi?

Baca Juga : CCTV Bisa Merekam Saat Listrik Mati? Ini Faktanya!

Untuk satu atau dua kamera, local storage pada kamera bisa menjadi pilihan yang praktis. Sementara itu, untuk sistem dengan banyak kamera dan kebutuhan penyimpanan yang lebih terstruktur, NVR atau VMS dapat memberikan pengelolaan yang lebih terpusat.

Jangan Menentukan Sistem CCTV dari Kameranya Saja

Salah satu kesalahan saat memilih CCTV adalah hanya melihat kamera. Padahal, sebuah sistem CCTV terdiri dari beberapa bagian yang saling berhubungan.

Ada:

Kamera → jaringan → recording → storage → monitoring

Metode recording yang dipilih akan memengaruhi bagaimana rekaman disimpan dan dicari kembali. Karena itu, pertanyaan yang lebih tepat bukan hanya:

“Kameranya bagus atau tidak?”

Tetapi:

“Bagaimana sistem ini akan merekam, menyimpan, dan membantu saya menemukan rekaman ketika dibutuhkan?”

Mau Memasang CCTV Tanpa DVR/NVR?

CCTV memang bisa merekam tanpa DVR atau NVR, tetapi metode penyimpanannya harus dirancang sesuai kebutuhan sistem.

MicroSD, cloud, VMS, dan NVR memiliki cara kerja serta penggunaan yang berbeda. Jumlah kamera, kebutuhan penyimpanan, jaringan, dan cara Anda mengakses rekaman juga perlu dipertimbangkan sebelum menentukan pilihan.

Jika masih bingung menentukan sistem yang sesuai, PATEKNO dapat membantu menyesuaikan pilihan kamera, metode recording, storage, dan jaringan dengan kondisi lokasi serta kebutuhan pemantauan Anda.

Konsultasikan kebutuhan CCTV Anda bersama tim PATEKNO.

Apakah CCTV bisa merekam tanpa DVR atau NVR?

Bisa, terutama pada IP Camera atau smart camera yang memiliki media penyimpanan sendiri. Beberapa model dapat merekam langsung ke microSD, cloud, atau penyimpanan lain yang didukung perangkat.

Apa kelebihan CCTV yang bisa merekam tanpa DVR/NVR?

Sistem dapat lebih sederhana karena tidak membutuhkan perangkat perekam terpisah. Selain itu, kamera yang mendukung microSD dapat menyimpan rekaman langsung pada perangkat.

Kapan sebaiknya menggunakan DVR atau NVR untuk CCTV?

DVR atau NVR lebih sesuai jika membutuhkan banyak kamera, kapasitas penyimpanan lebih besar, pengelolaan rekaman terpusat, atau sistem yang dapat dikembangkan di kemudian hari.

ABOUT THE AUTHOR: Asa Asa

RELATED POSTS

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Amankan Rumah & Bisnis Anda Sekarang

Konsultasikan gratis kebutuhan CCTV Anda bersama tim profesional kami  Cepat dan tanpa ribet.

PAT

Konsultasi Gratis via WhatsApp

Masih bingung sistem keamanan yang paling pas buat lokasi Anda? Isi form ini, dan langsung ngobrol bareng tim kami di WhatsApp. Tanya-tanya dulu boleh kok, gak harus langsung pasang!

Siap bantu kamu dari awal sampai beres! Isi formnya sekarang, dan rasakan bedanya.

Popup

Butuh CCTV tapi bingung pilih tipe dan jumlah kameranya?

Kami siap bantu Anda!