CCTV Bisa Merekam Saat Listrik Mati? Ini Faktanya!

Home \ CCTV \ CCTV Bisa Merekam Saat Listrik Mati? Ini Faktanya!
CCTV bisa merekam saat listrik mati ini faktanya

CCTV Bisa Merekam Saat Listrik Mati? Ini Faktanya! – Listrik mati sering membuat pemilik CCTV langsung khawatir. Apalagi kalau saat itu terjadi kejadian penting dan kamera sedang dibutuhkan.

Lalu, apakah CCTV masih bisa merekam ketika listrik mati?

Jawabannya: bisa, tetapi tidak otomatis. CCTV tetap membutuhkan sumber listrik agar kamera, NVR/DVR, dan perangkat pendukungnya dapat bekerja.

Kalau ingin sistem tetap berjalan saat listrik padam, perlu ada sumber daya cadangan seperti UPS atau backup power yang sesuai.

Kalau Listrik Mati, Apa yang Terjadi pada CCTV?

Pada sistem CCTV yang menggunakan listrik dari PLN, ketika listrik padam, perangkat biasanya ikut kehilangan daya.

Tergantung sistemnya, beberapa perangkat yang bisa terdampak antara lain:

  • Kamera CCTV
  • NVR atau DVR
  • PoE switch
  • Switch jaringan
  • Router atau modem
  • Monitor

Kalau kamera atau NVR mati karena tidak mendapatkan listrik, rekaman juga tidak akan berjalan selama perangkat tersebut tidak aktif. Jadi, bukan koneksi internet yang menentukan apakah CCTV bisa merekam saat listrik mati.

Baca Juga : Perlu memastikan CCTV tetap menyala saat listrik padam? Lihat layanan service CCTV

Yang paling utama adalah ketersediaan daya untuk perangkat CCTV.

CCTV Bisa Tetap Merekam Kalau Listrik Mati?

Bisa, jika sistem memiliki sumber daya cadangan. Salah satu perangkat yang umum digunakan adalah UPS atau Uninterruptible Power Supply. UPS dapat menyediakan daya sementara ketika sumber listrik utama terputus. Dengan begitu, perangkat yang terhubung ke UPS masih dapat beroperasi selama kapasitas baterainya mencukupi.

Gambaran sederhananya:

Listrik PLN normal → CCTV menggunakan listrik utama

Ketika listrik padam:

Listrik PLN mati → UPS mengambil alih → perangkat CCTV tetap menyala → kamera tetap dapat merekam

Namun, lama perangkat dapat bertahan bergantung pada kapasitas UPS dan beban perangkat yang terhubung.

Tidak Semua Perangkat Harus Berhenti Bersamaan

Ini bagian yang sering terlewat. Misalnya NVR mendapatkan daya dari UPS, tetapi kamera IP menggunakan PoE switch yang tidak mendapatkan backup power. Dalam kondisi seperti ini, NVR mungkin masih menyala, tetapi tidak mendapatkan video dari kamera.

Sebaliknya, kamera bisa saja masih mendapatkan daya, tetapi NVR mati. Kalau tidak ada perangkat recording yang aktif, kamera mungkin tetap menyala tetapi tidak ada rekaman yang tersimpan di NVR. Karena itu, backup power perlu dirancang berdasarkan keseluruhan sistem, bukan hanya NVR.

Bagaimana dengan Kamera yang Menggunakan PoE?

Pada sistem IP camera, kamera sering mendapatkan daya dan koneksi data melalui kabel jaringan menggunakan PoE. Artinya, ketika listrik utama mati, yang perlu diperhatikan bukan hanya kameranya.

Perhatikan jalurnya:

Kamera → PoE Switch → NVR → Storage

Jika PoE switch mati, kamera bisa kehilangan daya. Jika NVR mati, proses recording bisa berhenti. Karena itu, jika ingin sistem tetap merekam ketika listrik padam, perangkat yang menjadi bagian penting dalam jalur tersebut perlu mendapatkan backup power yang sesuai.

Untuk sistem tertentu, NVR memiliki port PoE langsung sehingga konfigurasi daya dan backup-nya bisa berbeda.

Bagaimana Kalau Internet Ikut Mati?

Internet mati tidak selalu berarti CCTV berhenti merekam. Ini karena fungsi recording lokal dan akses dari jarak jauh merupakan dua hal yang berbeda. Misalnya CCTV menggunakan NVR dan HDD untuk menyimpan rekaman secara lokal.

Ketika internet mati:

  • kamera masih bisa bekerja;
  • NVR masih bisa merekam;
  • rekaman tetap tersimpan di HDD;

selama perangkat tersebut masih mendapatkan listrik dan sistem recording berjalan normal. Yang kemungkinan terganggu adalah akses dari luar jaringan, misalnya ketika Anda ingin membuka CCTV dari HP menggunakan koneksi internet.

Jadi:

Listrik mati → bisa menghentikan CCTV jika tidak ada backup power.

Internet mati → belum tentu menghentikan recording lokal.

Berapa Lama CCTV Bisa Bertahan Saat Listrik Mati?

Tidak ada satu angka yang berlaku untuk semua sistem.

Lama backup bergantung pada beberapa hal, seperti:

  • kapasitas baterai UPS;
  • daya yang digunakan perangkat;
  • jumlah kamera;
  • jenis kamera;
  • NVR/DVR;
  • PoE switch;
  • router atau perangkat jaringan;
  • perangkat lain yang ikut terhubung ke UPS.

Semakin besar beban perangkat, semakin cepat kapasitas UPS digunakan. Karena itu, kebutuhan UPS sebaiknya dihitung berdasarkan total beban sistem dan target lama backup, bukan hanya berdasarkan jumlah kamera.

Apakah Semua CCTV Perlu UPS?

Tidak selalu. Kebutuhannya kembali ke fungsi sistem dan risiko ketika listrik padam. Untuk rumah, pemilik mungkin hanya membutuhkan backup agar CCTV tetap aktif selama pemadaman singkat.

Sementara itu, untuk toko, gudang, kantor, atau fasilitas yang membutuhkan pemantauan terus-menerus, backup power bisa menjadi bagian penting dari desain sistem. Terutama jika kehilangan rekaman selama beberapa menit saja dapat membuat kejadian penting tidak terdokumentasi.

Bagaimana Jika Listrik Mati Cukup Lama?

UPS bukan berarti membuat CCTV memiliki sumber listrik tanpa batas. Ketika baterai UPS habis, perangkat yang terhubung tetap akan mati. Kalau kebutuhan backup lebih lama, sistem dapat menggunakan solusi daya cadangan dengan kapasitas yang lebih besar sesuai kebutuhan instalasi.

Baca Juga : CCTV Tiba-Tiba Mati Tanpa Disadari? Ini yang Perlu Dicek!

Jadi sebelum menentukan perangkat backup, perlu diketahui:

berapa banyak perangkat yang harus tetap aktif dan berapa lama sistem harus bertahan.

Jangan Hanya Backup NVR

Kalau tujuan utamanya adalah tetap mendapatkan rekaman ketika listrik padam, jangan hanya melihat kapasitas backup NVR. Periksa seluruh jalur sistem.

Misalnya:

Kamera → PoE → NVR → HDD

Jika salah satu bagian penting kehilangan daya, sistem recording bisa ikut terdampak. Untuk sistem yang menggunakan jaringan tambahan:

Kamera → PoE Switch → Switch → NVR → Router

maka kebutuhan backup power juga bisa lebih luas. Karena itu, desain backup power sebaiknya mengikuti arsitektur CCTV yang digunakan.

Jadi, CCTV Bisa Merekam Saat Listrik Mati?

Bisa, selama perangkat CCTV tetap mendapatkan daya dari sumber cadangan. Tanpa backup power, kamera dan perangkat recording pada umumnya akan berhenti ketika kehilangan listrik. Hal yang juga perlu dibedakan adalah listrik dan internet.

CCTV masih bisa merekam secara lokal ketika internet mati, selama kamera, NVR/DVR, dan perangkat terkait tetap mendapatkan daya dan recording berjalan. Jadi, kalau Anda ingin CCTV tetap aktif ketika listrik padam, yang perlu dipikirkan bukan hanya kamera, tetapi seluruh sistem dan kebutuhan backup power-nya.

Mau CCTV Tetap Aktif Saat Listrik Mati?

Kalau CCTV digunakan untuk menjaga area rumah, toko, kantor, gudang, atau fasilitas bisnis, kebutuhan backup power sebaiknya sudah dipertimbangkan sejak awal pemasangan.

PATEKNO dapat membantu menentukan kebutuhan sistem CCTV, perangkat recording, jaringan, hingga backup power sesuai kondisi lokasi dan kebutuhan pemantauan.

Konsultasikan kebutuhan CCTV Anda bersama tim PATEKNO.

Apakah CCTV bisa tetap merekam saat listrik mati?

Bisa, tetapi sistem CCTV membutuhkan sumber daya cadangan. Jika kamera dan perangkat perekam mendapatkan daya dari UPS, baterai, atau sumber listrik alternatif, sistem masih dapat bekerja selama daya cadangan tersedia.

Berapa lama CCTV bisa merekam saat listrik mati?

Durasi bergantung pada kapasitas UPS atau baterai, total konsumsi daya kamera dan perangkat, serta jumlah perangkat yang ditenagai. Semakin besar kebutuhan daya, semakin singkat waktu operasinya.

Apa yang perlu diperhatikan saat memilih UPS untuk CCTV?

Perhatikan total konsumsi daya seluruh perangkat, kapasitas UPS, estimasi waktu backup, serta perangkat mana saja yang harus tetap aktif. Dengan perhitungan tersebut, kapasitas UPS dapat disesuaikan dengan kebutuhan sistem CCTV.

ABOUT THE AUTHOR: Asa Asa

RELATED POSTS

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Amankan Rumah & Bisnis Anda Sekarang

Konsultasikan gratis kebutuhan CCTV Anda bersama tim profesional kami  Cepat dan tanpa ribet.

PAT

Konsultasi Gratis via WhatsApp

Masih bingung sistem keamanan yang paling pas buat lokasi Anda? Isi form ini, dan langsung ngobrol bareng tim kami di WhatsApp. Tanya-tanya dulu boleh kok, gak harus langsung pasang!

Siap bantu kamu dari awal sampai beres! Isi formnya sekarang, dan rasakan bedanya.

Popup

Butuh CCTV tapi bingung pilih tipe dan jumlah kameranya?

Kami siap bantu Anda!