Sulit Mencari Orang di Rekaman CCTV Rumah Sakit? CCTV AI Solusinya – Masalahnya, rumah sakit bisa memiliki banyak kamera dengan rekaman yang terus berjalan. Mencari satu orang secara manual dari rekaman berjam-jam tentu membutuhkan waktu.
Di sinilah fitur pencarian berbasis wajah dapat membantu. Dengan sistem yang mendukung Face Search atau Face Recognition, petugas dapat mempersempit pencarian berdasarkan wajah seseorang, kemudian memeriksa rekaman yang relevan.
Kenapa Mencari Orang dari Rekaman CCTV Bisa Sulit?
Bayangkan sebuah rumah sakit memiliki puluhan kamera yang aktif selama 24 jam. Kemudian terjadi suatu kejadian di salah satu area pada pukul 14.00. Petugas mengetahui ciri atau memiliki referensi wajah seseorang yang ingin ditelusuri.
Jika pencarian dilakukan secara manual, petugas harus:
- Menentukan kamera yang kemungkinan menangkap orang tersebut.
- Menentukan perkiraan waktu kejadian.
- Membuka rekaman pada rentang waktu tersebut.
- Memeriksa pergerakan orang satu per satu.
- Berpindah ke kamera lain jika orang tersebut berpindah area.
Baca Juga : Kenali fitur Smart Search untuk mencari orang dalam rekaman CCTV
Semakin banyak kamera dan semakin panjang periode rekaman, semakin besar pula waktu yang dibutuhkan. Pencarian berbasis wajah dapat membantu mempersempit proses tersebut.
Bagaimana Cara Mencari Seseorang di Rekaman CCTV?
Secara sederhana, alurnya dapat seperti ini:
Referensi wajah → pencarian wajah → kamera & waktu → rekaman terkait → verifikasi petugas
Petugas memberikan referensi wajah kepada sistem yang mendukung fitur tersebut. Sistem kemudian mencari kemunculan wajah yang sesuai di data atau rekaman yang tersedia. Hasil pencarian dapat membantu menunjukkan kamera, waktu, dan rekaman yang berkaitan dengan hasil pencarian.
Petugas kemudian membuka rekaman tersebut untuk memastikan apakah orang yang ditemukan memang orang yang sedang dicari. Jadi, AI membantu mempersempit pencarian, sedangkan keputusan akhir tetap membutuhkan pemeriksaan manusia.
Contohnya di Rumah Sakit
Misalnya terjadi kehilangan barang di salah satu area rumah sakit. Petugas mengetahui bahwa ada seseorang yang perlu ditelusuri dari rekaman CCTV. Rumah sakit memiliki banyak kamera di lobby, koridor, area pelayanan, hingga akses masuk.
Daripada membuka semua rekaman secara berurutan, petugas dapat menggunakan sistem yang mendukung Face Search untuk mencari kemunculan wajah tersebut.
Hasilnya dapat digunakan untuk melihat:
- Kapan orang tersebut terlihat.
- Kamera mana yang menangkapnya.
- Area mana yang dilewati.
- Rekaman sebelum dan sesudah kemunculan.
- Apakah terdapat kemunculan lain yang relevan.
Dari sini, petugas bisa mempersempit penelusuran dan kemudian memeriksa kejadian secara lebih detail.
Bukan Berarti CCTV Otomatis Tahu Siapa Orangnya
Ini bagian yang penting. Tidak semua CCTV yang memiliki Face Recognition otomatis bisa mencari seseorang dari seluruh rekaman.

Kemampuan tersebut bergantung pada perangkat dan sistem yang digunakan. Beberapa solusi mungkin memiliki pengenalan wajah, sementara fitur seperti Face Search, pencarian berdasarkan database wajah, atau pencarian lintas kamera membutuhkan dukungan kamera, NVR/VMS, software, dan konfigurasi yang sesuai.
Karena itu, sebelum memilih perangkat, kebutuhan pencariannya perlu ditentukan terlebih dahulu.
Misalnya:
- Hanya ingin mengenali wajah yang sudah terdaftar.
- Ingin mencari wajah tertentu dari rekaman.
- Ingin menghubungkan identitas dengan akses masuk.
- Ingin menelusuri kemunculan seseorang di beberapa kamera.
- Membutuhkan pencarian untuk kebutuhan investigasi.
Kebutuhan tersebut bisa membutuhkan kombinasi teknologi yang berbeda.
Bisa Digunakan untuk Area Apa Saja?
Pencarian berbasis wajah dapat memiliki beberapa kemungkinan penggunaan di lingkungan rumah sakit, tergantung sistem yang digunakan.
Lobby dan pintu masuk
Petugas dapat menelusuri kemunculan seseorang yang terlihat di area masuk.

Koridor
Ketika seseorang berpindah dari satu area ke area lain, rekaman dari kamera koridor dapat membantu proses penelusuran.
Area terbatas
Jika rumah sakit menggunakan sistem identifikasi dan kontrol akses yang terintegrasi, identitas seseorang dapat menjadi bagian dari proses pengelolaan akses.
Area pelayanan
Rekaman dapat membantu penelusuran ketika rumah sakit perlu memeriksa aktivitas pada waktu dan lokasi tertentu.
Area penyimpanan
Untuk kejadian seperti kehilangan barang atau akses yang tidak sesuai, pencarian berbasis wajah dapat membantu mempersempit rekaman yang perlu diperiksa.
Face Search Lebih Berguna Ketika Rekaman CCTV Sudah Banyak
Semakin besar sistem CCTV, semakin besar pula tantangan saat melakukan investigasi. Rumah sakit mungkin memiliki kamera di berbagai area:
Lobby → Koridor → Lift → Ruang Pelayanan → Area Terbatas → Pintu Keluar
Ketika semua kamera merekam secara terus-menerus, mencari satu kemunculan secara manual bisa menjadi pekerjaan yang panjang. Dengan pencarian berbasis AI, petugas dapat memulai pencarian dari informasi yang sudah diketahui, misalnya wajah seseorang, perkiraan waktu, atau kamera tertentu.
Kemudian sistem membantu mempersempit data yang perlu diperiksa. Ini membuat fungsi CCTV tidak berhenti pada menyimpan rekaman, tetapi juga membantu petugas menemukan informasi dari rekaman tersebut.
Bagaimana Jika Rumah Sakit Sudah Memiliki CCTV?
Tidak selalu berarti seluruh sistem harus diganti. Solusinya perlu melihat kamera, NVR/VMS, software, resolusi rekaman, jaringan, serta dukungan fitur yang tersedia.
Pada sistem tertentu, perangkat yang sudah ada mungkin dapat dipertimbangkan untuk digunakan bersama sistem baru jika kompatibel. Namun, hal ini perlu diperiksa terlebih dahulu karena kemampuan tiap perangkat dan arsitektur sistem bisa berbeda.
Baca Juga : Butuh Vendor CCTV Jakarta? PATEKNO Siap Bantu Anda!
Karena itu, langkah yang lebih tepat bukan langsung mengganti semua kamera, tetapi memetakan sistem CCTV yang sudah berjalan dan kebutuhan yang ingin dicapai.
CCTV AI Bukan Sekadar Mengenali Wajah
Dalam kebutuhan rumah sakit, Face Recognition bisa menjadi salah satu bagian dari sistem yang lebih besar.
Contohnya:
CCTV → Face Search → Identitas → Waktu & Lokasi → Rekaman → Verifikasi → Tindakan
Jika dibutuhkan, sistem juga dapat dikembangkan dengan teknologi lain seperti Smart Search, People Detection, Access Control, atau integrasi software sesuai kebutuhan dan dukungan perangkat. Dengan pendekatan seperti ini, rumah sakit tidak hanya mendapatkan rekaman CCTV, tetapi juga memiliki cara yang lebih terstruktur untuk mencari informasi ketika dibutuhkan.
Pertimbangkan Kebutuhan Sebelum Memilih CCTV AI
Face Recognition bukan fitur yang harus dipasang di semua kamera. Pertama, tentukan masalah yang ingin diselesaikan. Apakah rumah sakit membutuhkan pencarian seseorang dari rekaman? Kontrol akses? Identifikasi pengguna area tertentu? Atau investigasi setelah kejadian?
Setelah itu, barulah perangkat, software, jumlah kamera, lokasi pemasangan, dan integrasi yang diperlukan dapat ditentukan.
PATEKNO dapat membantu memetakan kebutuhan tersebut mulai dari konsultasi, pemilihan perangkat, konfigurasi, hingga implementasi sistem CCTV dan analitik yang sesuai dengan kondisi proyek.
Jika rumah sakit memiliki banyak rekaman CCTV tetapi kesulitan menemukan informasi tertentu saat dibutuhkan, konsultasikan kebutuhan sistemnya dengan tim PATEKNO.
Tentukan terlebih dahulu waktu dan lokasi orang tersebut diperkirakan berada. Kemudian, gunakan fitur playback untuk menelusuri rekaman. Jika sistem mendukung Face Search, petugas dapat mencari seseorang berdasarkan referensi wajah, lalu memeriksa kamera, waktu, dan rekaman yang ditemukan.
Pada sistem yang mendukung Smart Search atau analitik area, pencarian dapat dilakukan berdasarkan zona tertentu. Hal ini dapat membantu ketika pengguna hanya ingin memeriksa aktivitas pada koridor, lobby, pintu masuk, atau area lainnya.
Fitur yang dapat dipertimbangkan antara lain Smart Search, Human Detection, playback berdasarkan waktu, serta Face Recognition pada perangkat yang mendukungnya. Pemilihannya perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan sistem CCTV rumah sakit.