CCTV Tidak Ada Rekaman? Coba Cek Bagian Ini – Pernah membuka menu Playback untuk mencari rekaman CCTV, tetapi tidak menemukan video pada waktu yang dibutuhkan? Kondisi ini tidak selalu berarti rekaman benar-benar hilang.
Ada beberapa bagian yang perlu diperiksa, mulai dari tanggal dan waktu, channel kamera, jadwal recording, hingga kondisi HDD.
Pastikan Tanggal dan Waktu Sudah Benar
Salah satu hal yang sering terlewat adalah tanggal dan waktu pada NVR atau DVR.
Baca Juga : Butuh pengecekan rekaman CCTV? Lihat layanan service CCTV
Jika waktu perangkat tidak sesuai, rekaman bisa tersimpan dengan timestamp yang berbeda. Akibatnya, ketika mencari rekaman berdasarkan tanggal dan jam tertentu, timeline terlihat kosong. Periksa pengaturan tanggal, waktu, dan zona waktu pada perangkat. Setelah itu, coba cari kembali rekaman pada waktu yang sesuai.
Cek Channel Kamera yang Dipilih
Pastikan Anda mencari rekaman pada channel kamera yang benar.

Misalnya, kejadian terjadi di kamera yang mengarah ke pintu masuk, tetapi Playback dibuka pada channel kamera lain. Hasilnya tentu tidak akan menunjukkan rekaman yang dicari. Jika hanya satu kamera yang tidak memiliki rekaman, bandingkan channel tersebut dengan kamera lain yang masih memiliki rekaman.
Periksa Jadwal Recording
CCTV tidak selalu merekam selama 24 jam. Sistem bisa diatur menggunakan jadwal tertentu, misalnya hanya merekam pada jam operasional atau waktu tertentu dalam sehari.

Karena itu, cek menu Recording Schedule pada NVR atau DVR. Jika jadwal tidak mencakup waktu yang ingin diperiksa, wajar jika tidak ada rekaman pada periode tersebut.
Perhatikan Mode Recording
Selain jadwal, periksa juga mode perekamannya.
CCTV bermasalah? Kami perbaiki segera
Kamera mati, gambar buram, atau DVR error? Teknisi kami siap mengecek dan memperbaikinya dengan cepat.
Beberapa sistem dapat menggunakan continuous recording, motion recording, atau event recording. Jika kamera menggunakan motion atau event recording, video mungkin hanya tersimpan ketika sistem mendeteksi kondisi yang sesuai. Jadi, timeline yang tidak penuh belum tentu menunjukkan adanya kerusakan.
Cek Kondisi HDD
NVR dan DVR umumnya menggunakan HDD untuk menyimpan rekaman. Jika HDD tidak terbaca, bermasalah, atau mengalami gangguan, rekaman baru tidak dapat tersimpan dengan normal.

Periksa status HDD melalui menu penyimpanan pada perangkat. Jika muncul peringatan seperti No HDD atau status HDD tidak normal, masalah penyimpanan perlu diperiksa terlebih dahulu. Jangan langsung melakukan format HDD sebelum memastikan rekaman yang masih dibutuhkan sudah diamankan.
Jika Hanya Rekaman Lama yang Tidak Ada
Perhatikan juga kapasitas penyimpanan. Ketika ruang HDD sudah digunakan, sistem biasanya menggunakan mekanisme overwrite sesuai konfigurasi untuk menyimpan rekaman baru.
Baca Juga : Rekaman CCTV Hilang? Cek Bagian Ini Sebelum Panik!
Artinya, rekaman lama bisa sudah tidak tersedia karena telah tertimpa rekaman yang lebih baru. Lama penyimpanan sendiri dipengaruhi oleh jumlah kamera, resolusi, bitrate, mode recording, kapasitas HDD, dan pengaturan lainnya.
Coba Playback dari Perangkat Lain
Jika rekaman terlihat ada di NVR/DVR tetapi tidak bisa ditemukan melalui aplikasi HP, coba lakukan pengecekan langsung dari monitor yang terhubung ke perangkat. Langkah ini membantu membedakan apakah masalah berada pada rekaman dan NVR/DVR, atau hanya pada aplikasi dan koneksi remote.
Setelah menemukan penyebabnya, lakukan perbaikan sesuai bagian yang bermasalah. Hindari melakukan reset NVR atau DVR hanya karena rekaman tidak ditemukan, karena reset dapat mengubah konfigurasi perangkat. Jika Anda masih kesulitan menemukan sumber masalahnya, PATEKNO dapat membantu memeriksa sistem CCTV mulai dari kamera, NVR/DVR, penyimpanan, hingga konfigurasi recording.
CCTV bisa tidak memiliki rekaman karena pengaturan recording, penyimpanan, HDD, atau perangkat perekam seperti DVR/NVR mengalami masalah.
Tergantung pengaturannya. Jika fitur overwrite aktif, rekaman lama biasanya akan ditimpa oleh rekaman baru. Jika tidak, proses perekaman dapat berhenti saat penyimpanan penuh.
Jika HDD tidak terbaca, recording tetap tidak berjalan setelah pengaturan diperiksa, atau terdapat masalah pada DVR/NVR dan perangkat pendukung, sebaiknya minta bantuan teknisi untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.