Mau Reset NVR atau DVR? Kenali Cara dan Langkahnya! – NVR atau DVR dapat digunakan dalam waktu lama untuk mengelola kamera dan menyimpan rekaman CCTV. Namun, ada kondisi tertentu ketika perangkat perlu dikembalikan ke pengaturan awal atau dilakukan reset.
Reset NVR atau DVR berbeda dengan restart. Restart hanya menjalankan ulang perangkat, sedangkan reset dapat mengembalikan konfigurasi tertentu ke kondisi awal. Karena itu, prosesnya perlu dilakukan dengan hati-hati agar pengaturan yang masih dibutuhkan tidak hilang.
Kapan NVR atau DVR Perlu Direset?
Reset bukan langkah yang harus dilakukan setiap kali recorder mengalami masalah. Sebaiknya, cari tahu penyebab gangguan terlebih dahulu.
Reset dapat dipertimbangkan ketika Anda ingin:
- Mengembalikan konfigurasi perangkat ke pengaturan awal.
- Menghapus konfigurasi lama sebelum sistem digunakan kembali.
- Melakukan konfigurasi ulang setelah perubahan sistem.
- Menangani masalah tertentu yang berkaitan dengan pengaturan perangkat.
Baca Juga : NVR atau DVR bermasalah? Cek layanan pemeriksaan CCTV
Jika masalahnya hanya NVR atau DVR tidak menampilkan gambar, perangkat belum tentu perlu di-reset. Pemeriksaan kabel, kamera, jaringan, monitor, dan konfigurasi sebaiknya dilakukan terlebih dahulu.
Reset NVR/DVR Berbeda dengan Restart
Kedua istilah ini sering dianggap sama, padahal fungsinya berbeda. Restart atau reboot hanya menjalankan ulang sistem. Pengaturan perangkat biasanya tetap tersimpan. Sementara itu, reset dapat mengembalikan konfigurasi tertentu ke kondisi default. Setelah proses tersebut, beberapa pengaturan mungkin perlu dibuat kembali.

Ada juga reset password, yaitu proses untuk mendapatkan kembali akses ketika pengguna lupa kata sandi. Proses ini berbeda dari reset konfigurasi perangkat. Karena itu, jangan memilih opsi reset hanya karena NVR atau DVR sedang mengalami gangguan.
Apa yang Perlu Disiapkan Sebelum Reset?
Sebelum melakukan reset, catat konfigurasi yang masih dibutuhkan. Misalnya alamat IP, pengaturan jaringan, daftar kamera, konfigurasi recording, serta pengaturan lain yang sebelumnya sudah dibuat. Jika perangkat masih bisa diakses, sebaiknya periksa terlebih dahulu apakah ada opsi untuk mencadangkan konfigurasi.

Perhatikan juga rekaman yang tersimpan di HDD. Reset konfigurasi tidak selalu berarti rekaman akan langsung terhapus, tetapi dampaknya dapat berbeda tergantung merek, model, dan jenis reset yang dilakukan. Karena itu, jangan menganggap semua perangkat memiliki proses yang sama.
Cara Reset NVR
Metode reset NVR berbeda-beda sesuai merek dan model perangkat. Pada beberapa NVR, reset dapat dilakukan melalui menu pengaturan dengan pilihan seperti Restore, Default, atau Factory Default. Perangkat kemudian akan mengembalikan konfigurasi sesuai opsi yang dipilih.
CCTV bermasalah? Kami perbaiki segera
Kamera mati, gambar buram, atau DVR error? Teknisi kami siap mengecek dan memperbaikinya dengan cepat.
Ada pula model tertentu yang menyediakan metode reset melalui tombol atau prosedur khusus pada perangkat. Karena setiap NVR memiliki menu dan prosedur yang berbeda, gunakan panduan resmi sesuai model perangkat yang digunakan. Jangan mengikuti langkah reset dari model lain hanya karena bentuk perangkatnya terlihat serupa.
Cara Reset DVR
DVR juga memiliki metode reset yang bergantung pada merek dan model. Pada perangkat tertentu, reset tersedia melalui menu sistem. Model lainnya dapat menggunakan tombol reset atau prosedur khusus yang ditentukan oleh produsennya.

Setelah reset berhasil, beberapa pengaturan seperti tanggal dan waktu, jaringan, kamera, recording, atau akses pengguna mungkin perlu dikonfigurasi kembali. Jadi, sebelum melakukan reset DVR, pastikan Anda sudah mengetahui konfigurasi apa saja yang perlu dibuat ulang.
Apa yang Dilakukan Setelah Reset?
Setelah NVR atau DVR kembali ke kondisi awal, jangan langsung meninggalkan perangkat begitu saja. Lakukan pemeriksaan dan konfigurasi ulang secara bertahap. Mulai dari tanggal dan waktu, kemudian periksa kamera yang terhubung. Setelah itu, pastikan mode dan jadwal recording sudah sesuai.
Baca Juga : Mau Setting NVR? Begini Cara Melakukannya!
Jika perangkat menggunakan jaringan, periksa kembali konfigurasi network dan akses dari HP atau komputer. Terakhir, lakukan playback untuk memastikan rekaman berjalan dengan normal. Urutannya dapat disesuaikan dengan sistem yang digunakan, tetapi prinsipnya sama: pastikan perangkat kembali berfungsi sebelum digunakan untuk pemantauan sehari-hari.
Jangan Asal Reset NVR atau DVR
Reset memang dapat membantu mengembalikan konfigurasi perangkat, tetapi bukan berarti menjadi solusi untuk semua masalah CCTV. Jika Anda belum mengetahui penyebab gangguan atau tidak yakin dengan fungsi reset pada perangkat, sebaiknya jangan mencoba prosedur secara acak. Cari tahu terlebih dahulu merek dan model NVR/DVR, kemudian gunakan metode reset yang memang sesuai.
PATEKNO dapat membantu melakukan pemeriksaan dan konfigurasi sistem CCTV, termasuk NVR dan DVR, agar perangkat dapat digunakan sesuai kebutuhan. Tim dapat membantu mulai dari pengecekan perangkat, koneksi kamera, hingga konfigurasi sistem setelah reset.
Butuh bantuan reset atau konfigurasi NVR/DVR? Konsultasikan kebutuhan sistem CCTV Anda bersama PATEKNO.
Reset digunakan untuk mengembalikan pengaturan NVR atau DVR ke kondisi tertentu sesuai metode reset yang tersedia. Langkah ini dapat membantu ketika terjadi masalah konfigurasi atau pengguna kehilangan akses ke perangkat.
Tidak selalu. Namun, proses tertentu seperti inisialisasi atau format HDD dapat menghapus data. Karena itu, backup rekaman penting terlebih dahulu jika masih dapat diakses.
Jika perangkat tidak menyediakan metode reset yang jelas, lupa password, mengalami masalah konfigurasi, atau pengguna khawatir kehilangan data, teknisi dapat membantu melakukan proses reset dan konfigurasi ulang dengan lebih aman.