People Counting CCTV Tidak Akurat? Ini yang Perlu Dicek! – People Counting pada CCTV dapat membantu menghitung jumlah orang yang masuk atau keluar dari suatu area. Teknologi ini banyak digunakan di toko, mal, perkantoran, stasiun, hingga fasilitas publik untuk mendapatkan data jumlah pengunjung.
Namun, hasil counting tidak selalu sesuai dengan kondisi sebenarnya. Misalnya, petugas melihat 100 orang masuk dalam satu periode, tetapi sistem hanya mencatat 82 orang. Dalam kondisi seperti ini, jangan langsung menyimpulkan bahwa kamera rusak.
Ada beberapa bagian yang perlu diperiksa terlebih dahulu.
1. Periksa Posisi dan Sudut Kamera
Posisi kamera menjadi salah satu faktor penting dalam People Counting. Kamera yang dipasang terlalu rendah, terlalu tinggi, atau memiliki sudut pandang yang kurang sesuai dapat membuat sistem kesulitan melihat objek dengan jelas.
Contohnya pada pintu masuk toko. Jika kamera melihat area dari sudut yang terlalu menyamping, beberapa orang dapat terlihat saling menutupi ketika melewati pintu. Kondisi tersebut dapat memengaruhi hasil penghitungan.
Baca Juga : Pelajari fitur People Counting pada CCTV AI
Karena itu, pemasangan kamera sebaiknya mempertimbangkan arah pergerakan orang, tinggi kamera, area yang ingin dihitung, dan kondisi lokasi.
2. Perhatikan Area Counting
People Counting biasanya bekerja pada area atau garis yang sudah ditentukan. Jika area tersebut terlalu luas atau justru tidak mencakup jalur pergerakan utama, hasil penghitungan bisa tidak sesuai.
Misalnya, pintu masuk memiliki dua jalur. Namun, area counting hanya mencakup salah satunya. Orang yang melewati jalur kedua tentu tidak akan masuk ke dalam perhitungan. Pengaturan area perlu disesuaikan dengan kondisi sebenarnya di lapangan.
3. Periksa Arah Pergerakan Orang
Sistem juga perlu mengetahui pola pergerakan yang ingin dihitung. Pada pintu masuk dan keluar, misalnya, arah pergerakan dapat digunakan untuk membedakan orang yang masuk dan orang yang keluar.
Masalah bisa muncul ketika banyak orang bergerak bersamaan atau berpindah arah di sekitar area counting. Karena itu, kondisi jalur masuk perlu diperhatikan ketika menentukan konfigurasi People Counting.
4. Orang Saling Berdesakan Bisa Memengaruhi Hasil
Situasi ramai menjadi salah satu kondisi yang perlu diperhatikan. Ketika beberapa orang berjalan berdekatan, sebagian tubuh dapat tertutup oleh orang lain. Kondisi seperti ini disebut occlusion.
Contohnya terjadi ketika:
- antrean masuk toko sangat padat,
- pengunjung berjalan berkelompok,
- orang berhenti tepat di depan pintu,
- beberapa orang masuk secara bersamaan.

Semakin sulit sistem melihat objek secara terpisah, semakin besar kemungkinan hasil counting berbeda dari jumlah sebenarnya. Karena itu, sistem yang akurat pada kondisi sepi belum tentu menghasilkan performa yang sama ketika area sangat ramai.
5. Perhatikan Kondisi Pencahayaan
Pencahayaan juga dapat memengaruhi kemampuan kamera melihat orang dengan jelas. Area yang terlalu gelap, terkena cahaya dari belakang, atau memiliki perubahan pencahayaan yang ekstrem dapat membuat objek lebih sulit dianalisis.
Contohnya pintu masuk toko yang terkena cahaya matahari langsung pada siang hari. Kondisi tersebut bisa berbeda dengan situasi pada sore atau malam hari. Jika hasil counting berubah drastis berdasarkan waktu tertentu, kondisi pencahayaan di lokasi perlu ikut diperiksa.
6. Pastikan Kamera dan Sistem Memang Mendukung People Counting
Tidak semua kamera CCTV memiliki kemampuan People Counting. Bahkan ketika sebuah sistem memiliki fitur analitik manusia, kemampuan yang tersedia belum tentu sama. Ada perangkat yang hanya mendukung Human Detection, sementara perangkat lain menyediakan People Counting atau analitik yang lebih spesifik.
Jadi, ketika hasil counting bermasalah, periksa kembali:
- model kamera,
- kemampuan analitik kamera,
- kemampuan NVR atau VMS,
- versi firmware atau software,
- konfigurasi fitur,
- serta cara sistem menghitung objek.
Human Detection dan People Counting bukan fitur yang sama.
Human Detection menjawab pertanyaan seperti:
“Apakah ada orang?”
People Counting memiliki tujuan berbeda:
“Berapa orang yang melewati area tertentu?”
Perbedaan ini penting ketika menentukan perangkat.
7. Jangan Hanya Membandingkan dengan Pengamatan Sesaat
Hasil People Counting sebaiknya tidak dinilai hanya dari satu kejadian. Misalnya, petugas melihat 20 orang masuk dalam waktu 10 menit, sementara sistem mencatat 18 orang.
Perbedaan tersebut perlu dilihat dalam konteks kondisi saat itu.

Lakukan pengujian pada beberapa kondisi:
- jam sepi,
- jam ramai,
- satu orang berjalan sendiri,
- beberapa orang berjalan bersamaan,
- arah masuk dan keluar,
- serta kondisi pencahayaan berbeda.
Dari sini akan terlihat apakah masalah terjadi secara konsisten atau hanya muncul pada kondisi tertentu.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Hasilnya Tetap Tidak Akurat?
Jika beberapa pemeriksaan dasar sudah dilakukan tetapi hasil masih berbeda jauh, masalahnya mungkin bukan sekadar pengaturan sederhana. Perlu dilihat kembali kesesuaian kamera, posisi pemasangan, area counting, konfigurasi analytics, dan kondisi lokasi.
Dalam beberapa kasus, solusi bisa berupa perubahan posisi kamera. Pada kondisi lain, perangkat yang digunakan mungkin memang tidak sesuai dengan karakteristik area tersebut.
Misalnya, area memiliki arus pengunjung yang sangat padat. Sistem yang cocok untuk pintu masuk dengan traffic rendah belum tentu memberikan hasil yang sama pada kondisi tersebut. Karena itu, solusi sebaiknya tidak langsung berupa mengganti seluruh kamera.
People Counting Tidak Akurat Belum Tentu Kameranya Rusak
People Counting merupakan gabungan antara kamera, posisi pemasangan, area yang dianalisis, kondisi lingkungan, dan konfigurasi sistem. Jika salah satu bagian tidak sesuai, hasil penghitungan dapat ikut berubah.
Karena itu, sebelum mengganti perangkat, lakukan pemeriksaan dari sisi pemasangan dan konfigurasi terlebih dahulu.
Baca Juga : Fitur AI CCTV Tidak Berfungsi? Coba Cek Bagian Ini!
Jika kebutuhan counting memang lebih kompleks, evaluasi juga apakah sistem yang digunakan sudah sesuai dengan kondisi area.
Ingin Mengecek Sistem People Counting di Lokasi Anda?
PATEKNO dapat membantu mengevaluasi kebutuhan People Counting, posisi kamera, area pemantauan, hingga analitik CCTV yang sesuai dengan kondisi lokasi.
Jadi, bukan sekadar memilih kamera, tetapi menentukan sistem yang dapat menghasilkan data sesuai kebutuhan operasional Anda.
Konsultasikan kebutuhan CCTV AI Anda dengan tim PATEKNO.
Akurasi People Counting dapat dipengaruhi oleh posisi kamera, sudut pengambilan gambar, pencahayaan, kepadatan orang, hingga objek yang saling menutupi.
Tidak. People Counting merupakan fitur analitik yang hanya tersedia pada perangkat atau sistem CCTV tertentu yang mendukung fungsi tersebut.
Periksa kembali posisi kamera, pencahayaan, area counting, konfigurasi sistem, dan kemampuan perangkat. Jika hasilnya masih bermasalah, pemeriksaan teknisi dapat membantu menemukan penyebab dan menyesuaikan instalasi.