Ada Orang Masuk Area Kas? CCTV Bisa Mendeteksinya!

Home \ CCTV \ Ada Orang Masuk Area Kas? CCTV Bisa Mendeteksinya!
ada orang masuk area kas CCTV bisa mendeteksinya

Ada Orang Masuk Area Kas? CCTV Bisa Mendeteksinya! – Area kas termasuk salah satu bagian yang perlu mendapat perhatian khusus di lingkungan perbankan. Tidak semua orang seharusnya bisa masuk ke area tersebut, tetapi petugas tidak selalu bisa memperhatikan setiap pergerakan di sekitarnya.

CCTV dapat membantu merekam kejadian. Namun, dengan analitik AI yang sesuai, sistem juga dapat mendeteksi ketika seseorang masuk ke area yang sudah ditentukan sebagai area terbatas. Jadi, fokusnya bukan sekadar melihat siapa yang ada di depan kamera, tetapi mengetahui ketika aktivitas tertentu terjadi di area yang memang perlu diawasi.

Bagaimana CCTV Bisa Tahu Ada Orang Masuk Area Kas?

Sistem dapat menggunakan kombinasi Human Detection dan aturan area seperti Intrusion Detection, tergantung kemampuan kamera atau perangkat yang digunakan.

Alurnya kurang lebih seperti ini:

Kamera melihat area → AI mendeteksi manusia → sistem mengecek zona yang ditentukan → aturan terpenuhi → event dibuat → notifikasi dapat dikirim.

Baca Juga : Temukan fitur deteksi manusia untuk pengawasan area kas

Misalnya, area di belakang teller ditetapkan sebagai area terbatas. Ketika seseorang masuk ke area tersebut, sistem dapat mengenali keberadaan manusia dan memeriksa apakah posisi orang tersebut memenuhi aturan yang sudah dikonfigurasi.

Jika iya, sistem dapat menghasilkan event. Dengan begitu, petugas tidak harus terus-menerus memperhatikan monitor untuk mengetahui setiap pergerakan di area tersebut.

Tidak Semua Orang yang Terlihat Berarti Masalah

Ini bagian yang penting. Bayangkan kamera juga menangkap area nasabah dan teller. Setiap hari tentu ada banyak orang yang bergerak di depan kamera. Kalau sistem memberikan notifikasi setiap kali mendeteksi manusia, jumlah event bisa terlalu banyak dan justru menyulitkan petugas.

Karena itu, area yang ingin diawasi perlu ditentukan terlebih dahulu.

Contohnya:

  • area nasabah → area publik;
  • area teller → area operasional;
  • belakang teller → area terbatas;
  • ruang penyimpanan tertentu → area terbatas.

Dengan pembagian tersebut, sistem dapat menggunakan aturan berbeda untuk setiap zona jika perangkat dan software mendukungnya.

Jadi, bukan sekadar:

“Ada orang.”

Tetapi:

“Ada orang di area yang seharusnya terbatas.”

Perbedaan inilah yang membuat analitik AI lebih relevan untuk kebutuhan pemantauan perbankan.

Human Detection Membantu Mengenali Manusia

Human Detection membantu sistem mengenali objek manusia yang tertangkap kamera. Kemampuan ini dapat menjadi salah satu bagian dari sistem deteksi area. Namun, Human Detection sendiri tidak otomatis berarti seseorang dianggap melanggar aturan.

Sistem tetap membutuhkan aturan dan area yang dikonfigurasi sesuai kebutuhan. Misalnya, kamera mendeteksi seseorang di area depan teller. Kondisi tersebut mungkin normal. Sebaliknya, orang yang sama ketika masuk ke area belakang teller dapat memicu aturan berbeda jika zona tersebut ditetapkan sebagai area terbatas.

Karena itu, posisi kamera, sudut pandang, area deteksi, dan aturan event ikut menentukan hasil analitik.

Intrusion Detection Membuat Pemantauan Lebih Spesifik

Untuk kebutuhan seperti ini, Intrusion Detection dapat digunakan untuk menentukan area atau batas yang perlu diperhatikan, jika fitur tersebut tersedia pada perangkat yang digunakan. Misalnya, dibuat sebuah zona virtual di sekitar area kas. Ketika seseorang masuk ke zona tersebut, sistem dapat menjalankan aturan yang telah ditentukan.

Contoh sederhananya:

Area kas ditentukan → manusia masuk → sistem mendeteksi manusia di dalam zona → event intrusion dibuat → notifikasi dikirim jika didukung.

Dengan pendekatan tersebut, CCTV tidak hanya memberikan rekaman setelah kejadian berlangsung. Sistem juga dapat membantu memberikan informasi ketika kondisi tertentu terjadi.

Notifikasi Membantu Petugas Mengetahui Kejadian Lebih Cepat

Event yang dibuat oleh sistem dapat dihubungkan dengan mekanisme notifikasi jika perangkat dan aplikasinya mendukung. Misalnya, petugas sedang berada di area lain. Kemudian sistem mendeteksi seseorang masuk ke zona terbatas. Daripada menunggu petugas melihat kejadian tersebut di monitor, sistem dapat memberikan notifikasi berdasarkan konfigurasi yang sudah dibuat.

Petugas kemudian dapat membuka live view atau rekaman untuk melihat konteks kejadian. AI memberikan informasi, sedangkan petugas tetap menentukan tindakan berdasarkan kondisi yang sebenarnya. Hal ini penting karena keberadaan seseorang di area tertentu belum tentu berarti terjadi pelanggaran. Bisa saja petugas memang sedang melakukan pekerjaan di area tersebut.

CCTV AI Tidak Hanya Berguna untuk Keamanan

Pemantauan area kas merupakan salah satu contoh bagaimana CCTV AI dapat digunakan di perbankan. Sistem yang sama dapat dikembangkan untuk kebutuhan lain, tergantung perangkat dan analitik yang digunakan.

Misalnya:

  • People Counting untuk membantu menghitung jumlah pengunjung;
  • pemantauan kepadatan area antrean;
  • Human Detection untuk mengenali keberadaan manusia;
  • Intrusion Detection untuk area terbatas;
  • event dan notifikasi untuk kondisi tertentu;
  • Face Recognition untuk kebutuhan identifikasi jika sistem memang mendukung dan penggunaannya sesuai kebutuhan serta aturan yang berlaku.

Artinya, kamera dapat menjadi sumber data untuk berbagai kebutuhan, bukan hanya alat untuk melihat rekaman.

Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memasang CCTV AI

Tidak semua kamera CCTV memiliki kemampuan analitik yang sama. Karena itu, pemilihan perangkat sebaiknya mengikuti kebutuhan area yang ingin dipantau. Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:

1. Tentukan area yang ingin diawasi

Tidak semua area membutuhkan deteksi yang sama. Tentukan terlebih dahulu bagian mana yang merupakan area publik, operasional, dan terbatas.

2. Tentukan kejadian yang ingin diketahui

Apakah ingin mengetahui seseorang masuk ke area terbatas? Menghitung pengunjung? Atau memantau aktivitas tertentu?

3. Sesuaikan kamera dengan kondisi lokasi

Posisi kamera, pencahayaan, jarak, sudut pandang, dan kondisi lingkungan dapat memengaruhi kemampuan deteksi.

4. Periksa kemampuan perangkat

Human Detection, Intrusion Detection, event, dan notifikasi tidak selalu tersedia pada semua kamera atau NVR.

5. Atur aturan dengan tepat

Zona yang terlalu luas atau konfigurasi yang kurang sesuai dapat menghasilkan event yang tidak relevan. Dengan begitu, sistem tidak hanya terlihat canggih di atas kertas, tetapi benar-benar sesuai dengan kondisi lapangan.

Bagaimana Kalau Bank Sudah Memiliki CCTV?

Tidak selalu berarti seluruh kamera harus diganti. Dalam kondisi tertentu, perangkat yang sudah terpasang dapat dipertimbangkan untuk tetap digunakan atau diintegrasikan dengan sistem baru. Namun, keputusan tersebut bergantung pada jenis perangkat, kondisi kamera, kemampuan analitik, protokol komunikasi, dan kompatibilitas sistem.

Baca Juga : CCTV AI untuk ATM: Apa yang Bisa Dideteksi?

Karena itu, pemeriksaan sistem yang sudah ada menjadi langkah penting sebelum menentukan perangkat tambahan. Pendekatan ini juga membantu bank memilih solusi berdasarkan kebutuhan nyata, bukan sekadar mengganti semua kamera dengan perangkat baru.

PATEKNO Membantu Merancang Sistem Berdasarkan Area

Penerapan CCTV AI di perbankan tidak cukup hanya dengan memilih kamera yang memiliki fitur AI. Yang lebih penting adalah menentukan apa yang ingin diketahui dari setiap area. Misalnya, area kas membutuhkan pemantauan akses yang berbeda dengan area antrean teller. Sementara itu, area ATM dapat memiliki kebutuhan analitik yang berbeda lagi.

PATEKNO membantu menerjemahkan kebutuhan tersebut menjadi rancangan sistem, mulai dari pemilihan perangkat, penentuan area, konfigurasi analitik, hingga integrasi yang diperlukan. Dengan begitu, CCTV tidak hanya berfungsi sebagai alat perekam, tetapi dapat membantu memberikan informasi yang lebih spesifik mengenai aktivitas di area perbankan.

Ingin Memantau Area Terbatas dengan CCTV AI?

Kebutuhan setiap area perbankan berbeda. Konsultasikan kebutuhan pemantauan dan analitik CCTV Anda bersama tim PATEKNO melalui WhatsApp.

Apakah CCTV bisa mendeteksi orang yang masuk area kas?

Bisa pada kamera atau sistem CCTV yang mendukung fitur Human Detection, Intrusion Detection, atau analitik area tertentu. Sistem dapat membantu mendeteksi keberadaan orang di zona yang telah ditentukan.

Apakah CCTV bisa membedakan karyawan dan orang lain di area kas?

Human Detection dapat membantu mengenali keberadaan manusia, tetapi tidak otomatis mengetahui apakah orang tersebut karyawan atau bukan. Untuk identifikasi berdasarkan wajah, dibutuhkan teknologi Face Recognition dan perangkat yang mendukungnya.

Apa yang perlu diperhatikan sebelum memasang CCTV untuk memantau area kas?

Perhatikan posisi kasir, sudut kamera, blind spot, pencahayaan, kebutuhan penyimpanan, serta fitur AI yang diperlukan. Jika ingin mendeteksi orang yang memasuki zona tertentu, fitur seperti Human Detection dan Intrusion Detection dapat dipertimbangkan sesuai kemampuan perangkat.

ABOUT THE AUTHOR: Asa Asa

RELATED POSTS

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Amankan Rumah & Bisnis Anda Sekarang

Konsultasikan gratis kebutuhan CCTV Anda bersama tim profesional kami  Cepat dan tanpa ribet.

Popup

Butuh CCTV tapi bingung pilih tipe dan jumlah kameranya?

Kami siap bantu Anda!