Berapa Maksimal Kamera CCTV yang Bisa Terhubung ke NVR? – Banyak orang mengira jumlah kamera CCTV yang bisa terhubung ke NVR hanya bergantung pada jumlah port yang tersedia. Padahal, kapasitas NVR tidak sesederhana jumlah konektor kamera.
NVR 4 channel, 8 channel, 16 channel, atau 32 channel memang menunjukkan jumlah channel yang dapat ditangani. Namun, jenis koneksi, bandwidth, resolusi kamera, hingga kemampuan NVR juga ikut menentukan apakah sistem dapat bekerja dengan baik. Jadi, sebelum menambahkan kamera ke NVR, ada beberapa hal yang perlu diperiksa.
1. Lihat Jumlah Channel NVR
Cara paling mudah menentukan kapasitas NVR adalah melihat jumlah channel yang didukung.
Contohnya:
| NVR | Kapasitas Channel |
|---|---|
| 4 Channel | Hingga 4 kamera |
| 8 Channel | Hingga 8 kamera |
| 16 Channel | Hingga 16 kamera |
| 32 Channel | Hingga 32 kamera |
Namun, angka tersebut menunjukkan kapasitas channel yang didukung perangkat, bukan berarti semua kondisi instalasi otomatis bisa menggunakan jumlah tersebut secara optimal. Karena itu, jangan hanya melihat jumlah port pada NVR.
2. NVR PoE dan NVR Non-PoE Berbeda
NVR PoE memiliki port jaringan yang dapat sekaligus menyediakan daya untuk kamera yang mendukung PoE. Misalnya, NVR 8 channel PoE umumnya menyediakan sejumlah port PoE untuk menghubungkan kamera secara langsung.

Sementara itu, NVR non-PoE membutuhkan perangkat jaringan tambahan seperti switch PoE jika kamera menggunakan PoE. Artinya, NVR tanpa banyak port PoE bukan berarti hanya bisa memakai sedikit kamera. Selama perangkat mendukung jumlah channel dan konfigurasi jaringan yang sesuai, kamera dapat terhubung melalui jaringan.
3. Perhatikan Bandwidth NVR
Ini bagian yang sering terlupakan. Setiap kamera mengirimkan data video ke NVR. Semakin tinggi resolusi dan bitrate kamera, semakin besar bandwidth yang dibutuhkan.
Baca Juga : Bingung menentukan kapasitas NVR untuk banyak kamera? Cek layanan instalasi CCTV
Sebagai gambaran, memasang beberapa kamera beresolusi tinggi membutuhkan kapasitas bandwidth yang lebih besar dibandingkan menggunakan kamera dengan resolusi lebih rendah.
Karena itu, dua NVR dengan jumlah channel sama belum tentu mampu menangani konfigurasi kamera yang sama. Selalu cek spesifikasi incoming bandwidth NVR sebelum menambahkan kamera.
4. Resolusi Kamera Juga Berpengaruh
Kamera 2MP, 4MP, 5MP, atau 8MP menghasilkan kebutuhan data yang berbeda. Semakin tinggi resolusi, biasanya semakin besar data video yang harus diproses dan disimpan. Pengaturan bitrate dan codec juga ikut memengaruhi kebutuhan bandwidth.

Contohnya, NVR 16 channel secara teori dapat menangani 16 kamera. Namun, Anda tetap perlu melihat apakah spesifikasi NVR mendukung kombinasi resolusi dan bitrate dari 16 kamera tersebut. Jadi, 16 channel bukan berarti semua konfigurasi 16 kamera pasti cocok.
Amankan rumah dan bisnis Anda sekarang
Konsultasikan gratis kebutuhan CCTV Anda bersama tim profesional kami. Cepat dan tanpa ribet.
5. Kamera Tidak Harus Terhubung Langsung ke Port NVR
Pada sistem jaringan, kamera IP dapat terhubung melalui switch jaringan.
Contohnya:
Kamera → PoE Switch → NVR
Dengan konfigurasi tersebut, Anda tidak harus menyediakan satu port fisik pada NVR untuk setiap kamera. Namun, NVR tetap harus mendukung jumlah channel dan bandwidth yang dibutuhkan. Switch, kabel jaringan, serta konfigurasi IP juga perlu mendukung keseluruhan sistem.

Karena itu, menambahkan switch tidak otomatis membuat NVR 8 channel berubah menjadi NVR 16 channel.
6. Jangan Lupakan Kapasitas HDD
Jumlah kamera bukan hanya memengaruhi kemampuan NVR menerima video. Semakin banyak kamera yang merekam, semakin cepat pula storage terpakai. Kapasitas HDD bergantung pada jumlah kamera, resolusi, bitrate, frame rate, mode recording, dan berapa lama rekaman ingin disimpan.
Baca Juga : Lakukan 7 Hal Ini Jika Tidak Ingin HDD CCTV Cepat Penuh!
Misalnya, sistem dengan 16 kamera yang merekam 24 jam tentu membutuhkan storage lebih besar dibandingkan sistem dengan 8 kamera yang hanya merekam berdasarkan aktivitas. Jadi, setelah menentukan jumlah kamera, hitung juga kebutuhan HDD agar durasi penyimpanan tetap sesuai target.
Jadi, Berapa Kamera yang Bisa Dipasang?
Jawabannya kembali ke kapasitas NVR dan konfigurasi sistem. NVR 4 channel umumnya menangani hingga 4 kamera, NVR 8 channel hingga 8 kamera, dan seterusnya. Namun, Anda tetap perlu memeriksa:
- Jumlah channel NVR
- Incoming bandwidth
- Resolusi kamera
- Bitrate dan codec
- Jumlah port PoE
- Kemampuan switch
- Kapasitas HDD
- Sistem recording yang digunakan
Jika ingin menambah kamera pada sistem yang sudah berjalan, jangan hanya menghitung port yang masih kosong. Periksa kemampuan NVR secara keseluruhan agar penambahan kamera tidak justru membuat sistem melebihi kapasitasnya.
PATEKNO dapat membantu menentukan kombinasi kamera, NVR, switch, dan storage sesuai jumlah kamera serta kebutuhan lokasi. Dengan perencanaan sejak awal, Anda bisa menyiapkan sistem CCTV yang masih memiliki ruang untuk dikembangkan tanpa mengganti perangkat secara terburu-buru.
Jumlah kamera yang dapat terhubung ke NVR bergantung pada jumlah channel yang didukung perangkat. NVR 4 channel umumnya mendukung hingga 4 kamera, sedangkan NVR 8, 16, 32, atau 64 channel dapat mendukung jumlah kamera sesuai kapasitas tersebut.
Jika jumlah kamera melebihi batas channel yang didukung, NVR biasanya tidak dapat menambahkan seluruh kamera tersebut. Karena itu, periksa kapasitas perangkat sebelum menambah kamera atau pertimbangkan NVR dengan channel lebih besar.
Tentukan jumlah kamera saat ini dan rencana penambahan di masa depan. Kemudian, periksa jumlah channel, bandwidth masuk, dukungan resolusi, kapasitas penyimpanan, fitur PoE, dan kompatibilitas kamera. Jika membutuhkan bantuan memilih perangkat yang sesuai, DISTCCTV dapat membantu mempertimbangkan NVR berdasarkan kebutuhan instalasi Anda.