CCTV Bisa Tahu Kepadatan Penumpang di Peron? Ini Caranya!

Home \ CCTV \ CCTV Bisa Tahu Kepadatan Penumpang di Peron? Ini Caranya!
CCTV bisa tahu kepadatan penumpang di peron ini caranya

CCTV Bisa Tahu Kepadatan Penumpang di Peron? Ini Caranya! – Peron stasiun bisa berubah dari kondisi sepi menjadi sangat ramai dalam waktu singkat, terutama menjelang jam keberangkatan atau kedatangan kereta. Karena itu, pengelola stasiun perlu mengetahui kondisi peron tanpa harus mengandalkan pemantauan visual secara terus-menerus.

CCTV yang sudah terpasang dapat dikembangkan menjadi sumber data untuk membantu memantau jumlah dan kepadatan penumpang di area peron. Dengan dukungan CCTV AI, sistem tidak hanya merekam kondisi peron, tetapi juga dapat menganalisis jumlah orang pada area yang ditentukan.

CCTV Tidak Hanya Digunakan untuk Merekam

CCTV biasa memang dapat memperlihatkan kondisi peron melalui monitor. Namun, petugas tetap harus melihat layar dan memperkirakan apakah jumlah penumpang sudah mulai padat. Pada sistem dengan People Counting, kamera dan sistem analitik dapat menghitung jumlah orang yang berada atau melewati area tertentu.

Misalnya, sistem dapat memberikan data seperti:

  • jumlah penumpang yang masuk ke area peron;
  • jumlah penumpang yang keluar dari area tersebut;
  • jumlah orang yang berada di zona tertentu;
  • perubahan jumlah penumpang berdasarkan waktu.

Baca Juga : Temukan teknologi CCTV AI untuk memantau kepadatan peron

Dengan begitu, pengelola tidak hanya melihat gambar dari kamera, tetapi juga mendapatkan data yang bisa digunakan untuk memantau kondisi peron.

Bagaimana CCTV Bisa Mengetahui Kepadatan Peron?

Prosesnya dimulai dari kamera yang mengarah ke area yang ingin dipantau. Sistem kemudian menggunakan fitur People Counting untuk menghitung orang berdasarkan area atau aturan yang sudah dikonfigurasi.

Contohnya:

Kamera CCTV → People Detection → People Counting → Area Analytics → Data Kepadatan

Jika jumlah orang meningkat, sistem dapat menunjukkan perubahan kondisi area tersebut.

Namun, ada hal penting. People Counting tidak selalu berarti sistem otomatis mengetahui bahwa peron “terlalu padat”. Pengelola perlu menentukan area dan parameter yang ingin dipantau. Pada sistem yang mendukung Occupancy Analytics atau Threshold, kondisi tertentu dapat memicu event ketika jumlah orang melewati batas yang telah ditentukan.

Misalnya, Bagaimana Penerapannya?

Bayangkan sebuah peron memiliki area pemantauan yang sudah ditentukan.

Pada pukul 16.00, sistem mencatat sekitar 80 orang.

Beberapa menit kemudian jumlahnya meningkat menjadi 130 orang. Tidak lama setelah itu, jumlahnya kembali naik hingga 190 orang.

Jika sistem memiliki aturan threshold, pengelola dapat menentukan parameter tertentu untuk memicu event ketika jumlah penumpang melewati batas tersebut. Dari sini, petugas dapat menerima informasi bahwa area tersebut sedang mengalami peningkatan kepadatan dan melakukan tindakan sesuai prosedur operasional.

Jadi, manfaatnya bukan sekadar mengetahui “ada banyak orang”, tetapi membantu menjawab:

Kapan jumlah penumpang mulai meningkat dan area mana yang perlu diperhatikan?

Area Peron Tidak Harus Dipantau sebagai Satu Kesatuan

Ini bagian yang cukup penting dalam implementasi. Satu peron bisa memiliki beberapa titik dengan kondisi berbeda. Area dekat pintu masuk mungkin lebih ramai, sedangkan bagian ujung peron masih relatif kosong.

Karena itu, sistem dapat dikonfigurasi berdasarkan area atau zona tertentu, selama perangkat dan software yang digunakan mendukung analitik tersebut.

Misalnya:

  • Zona A → dekat akses masuk
  • Zona B → area tengah peron
  • Zona C → area dekat tangga atau eskalator

Dengan pembagian tersebut, pengelola dapat melihat kondisi masing-masing area, bukan hanya jumlah penumpang secara keseluruhan.

Bisa Juga Melihat Pola Kepadatan Berdasarkan Waktu

Data dari CCTV AI juga dapat menjadi lebih berguna ketika dilihat berdasarkan waktu.

Misalnya, pengelola menemukan bahwa kepadatan selalu meningkat pada periode tertentu. Data tersebut dapat dibandingkan dengan jadwal operasional atau pola perjalanan untuk membantu memahami kapan area peron membutuhkan perhatian lebih.

Di sinilah CCTV mulai berfungsi sebagai sumber data operasional, bukan hanya perangkat keamanan. Namun, CCTV tidak otomatis menjelaskan mengapa peron menjadi ramai. Penyebabnya tetap perlu dianalisis menggunakan data lain, seperti jadwal kereta, kondisi operasional, atau aktivitas di stasiun.

Bagaimana Jika Ingin Mengetahui Area yang Paling Ramai?

Selain People Counting, sistem yang mendukung Heatmap dapat memberikan gambaran pola pergerakan atau konsentrasi orang di suatu area. Hasilnya dapat membantu pengelola melihat bagian peron yang lebih sering dipadati dibandingkan area lainnya.

Informasi tersebut bisa berguna untuk mengevaluasi:

  • posisi akses masuk dan keluar;
  • jalur pergerakan penumpang;
  • area yang sering menjadi titik kumpul;
  • kebutuhan pemantauan pada titik tertentu.

Heatmap sendiri tidak menjelaskan alasan suatu area menjadi ramai. Fungsinya lebih kepada memberikan gambaran di mana dan kapan aktivitas paling banyak terjadi.

Tidak Semua CCTV Langsung Bisa Melakukan Ini

Ini juga perlu diperhatikan sebelum melakukan upgrade sistem.

Kemampuan menghitung penumpang dan menganalisis kepadatan bergantung pada beberapa hal, seperti:

  • kemampuan kamera;
  • dukungan NVR atau VMS;
  • software analitik yang digunakan;
  • posisi dan sudut kamera;
  • luas area yang ingin dianalisis;
  • kondisi pencahayaan;
  • kepadatan dan posisi objek;
  • fitur analytics yang tersedia pada sistem.

Baca Juga : CCTV AI vs CCTV Biasa, Apa Bedanya?

Karena itu, tidak cukup hanya melihat apakah sebuah kamera memiliki label “AI”. Fitur AI yang tersedia juga harus sesuai dengan kebutuhan analitik di peron. Selain itu, kamera yang terlalu tinggi, terlalu jauh, atau memiliki sudut pandang yang kurang tepat dapat memengaruhi hasil penghitungan.

CCTV AI Membantu Petugas, Bukan Menggantikan Petugas

Ketika jumlah penumpang melewati parameter tertentu, sistem yang mendukung event analytics dapat memberikan informasi kepada operator. Namun, keputusan mengenai tindakan tetap berada pada petugas dan mengikuti SOP pengelola stasiun.

CCTV AI berperan sebagai alat pemantauan dan pemberi informasi, sehingga petugas tidak harus terus-menerus memperkirakan kondisi peron hanya dari tampilan kamera.

Dengan pendekatan ini, alurnya menjadi:

Kamera → Data Penumpang → Analisis Kepadatan → Event/Informasi → Tindakan Petugas

Bagaimana Jika Stasiun Sudah Memiliki CCTV?

Tidak selalu berarti seluruh kamera harus diganti. Dalam beberapa proyek, sebagian perangkat yang sudah ada mungkin masih dapat digunakan, tergantung kompatibilitas kamera, NVR/VMS, jaringan, serta fitur analytics yang dibutuhkan.

Karena itu, langkah pertama sebaiknya bukan langsung membeli kamera baru. Periksa terlebih dahulu sistem yang sudah digunakan dan tentukan area mana yang memang membutuhkan analitik kepadatan.

PATEKNO dapat membantu mengevaluasi kebutuhan tersebut, mulai dari kondisi sistem CCTV yang sudah ada, kebutuhan area, pilihan perangkat dan analytics, hingga konfigurasi solusi yang sesuai dengan kebutuhan proyek.

Apakah CCTV bisa mengetahui kepadatan penumpang di peron?

Bisa pada sistem CCTV yang mendukung People Counting atau analitik kepadatan. Fitur tersebut dapat membantu menghitung jumlah orang atau memantau tingkat kepadatan pada area peron yang telah ditentukan.

Apakah CCTV bisa mengetahui waktu peron paling ramai?

Pada sistem yang menyimpan data berdasarkan waktu, hasil People Counting dapat membantu melihat pola jumlah penumpang pada jam atau periode tertentu. Data tersebut dapat digunakan untuk mengevaluasi tingkat kepadatan dari waktu ke waktu.

Apa yang perlu diperhatikan sebelum memasang CCTV untuk memantau kepadatan peron?

Perhatikan luas peron, jalur pergerakan penumpang, posisi dan ketinggian kamera, pencahayaan, potensi blind spot, kapasitas penyimpanan, serta fitur People Counting atau analitik kepadatan yang tersedia.

ABOUT THE AUTHOR: Asa Asa

RELATED POSTS

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Amankan Rumah & Bisnis Anda Sekarang

Konsultasikan gratis kebutuhan CCTV Anda bersama tim profesional kami  Cepat dan tanpa ribet.

PAT

Konsultasi Gratis via WhatsApp

Masih bingung sistem keamanan yang paling pas buat lokasi Anda? Isi form ini, dan langsung ngobrol bareng tim kami di WhatsApp. Tanya-tanya dulu boleh kok, gak harus langsung pasang!

Siap bantu kamu dari awal sampai beres! Isi formnya sekarang, dan rasakan bedanya.

Popup

Butuh CCTV tapi bingung pilih tipe dan jumlah kameranya?

Kami siap bantu Anda!